7 Amalan Bulan Ramadhan di 10 Hari Terakhir yang Dilakukan Rasulullah

Fri, 16 June 2017 11:31

 

Ada beberapa amalan bulan Ramadhan yang kerap dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW pada 10 hari terakhir di bulan suci ini. Pada masa ini, Allah SWT akan membebaskan hamba-Nya yang berpuasa dari segala dosa dan terbebas dari siksa api neraka.

Pada 10 malam terakhir inilah waktu turunnya malam Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari 1.000 bulan. Banyak umat Islam di seluruh dunia yang saat ini sedang mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk mendapatkan malam istimewa ini. Nabi Muhammad SAW sebagai manusia yang terpilih, mempunyai kebiasaan-kebiasaan tertentu yang bisa menjadi tauladan bagi kita. Berikut 7 di antaranya.

1. Memperbanyak bersedekah

Harta kita yang sesungguhnya adalah harta yang kita keluarkan di jalan Allah. Nah, pada bulan Ramadhan yang penuh rahmat ini, yuk, kita perbanyak bersedekah. Dalam sebuah riwayat, sebagaimana dinyatakan oleh Ibn Abbas RA, “Baginda Rasulullah SAW adalah orang yang amat pemurah. Pada bulan Ramadhan beliau menjadi lebih pemurah lagi.” (Mutaffaq ‘alaih).

2. Memperbanyak membaca Al-Qur'an

Ada banyak keutamaan membaca Al Quran, terlebih pada bulan Ramadhan seperti sekarang ini. Beberapa keutamaan itu di antaranya adalah selain semakin mendekatkan diri kepada Allah, membaca Al Quran juga memperoleh dua pahala, yakni pahala membaca dan pahala susah payahnya orang yang membaca. “Orang yang membaca Al-Qur’an dengan mahir adalah bersama para malaikat yang mulia lagi taat, sedangkan orang yang membaca Al-Qur’an dengan tergagap dan susah membacanya, baginya dua pahala.” (Hadits Muttafaq alaih).

3. Mengakhirkan waktu sahur

Sebenarnya waktu sahur yang terbaik itu adalah saat mendekati akhir imsak. Kebalikannya, ketika berbuka justru diutamakan untuk berbuka di waktu awal. Namun masih banyak orang-orang menyepelekan waktu sahur. Mereka merasa berat untuk bangun sahur. Padahal di balik santap sahur terdapat banyak berkah. Ammar Ibnu Maimun berkata, “Para sahabat Nabi Muhammad SAW adalah mereka yang paling lambat waktu makan sahurnya. ” (HR Baihaqi)

4. Memperbanyak shalat malam (menghidupkan malam Ramadhan)

“Siapa yang shalat bersama imam sampai ia selesai, maka ditulis untuknya pahala qiyam satu malam penuh.” (HR. An Nasai). Bulan Ramadan, selain diwajibkan untuk berpuasa sehari penuh, malamnya disunahkan untuk melakukan shalat tarawih. Selain memperoleh pahala, shalat tarawih juga dapat menghapus dosa-dosa kita yang telah lalu. “Barang siapa melakukan qiyam Ramadhan karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni” (HR. Bukhari no. 37 dan Muslim no. 759).

5. I'tikaf

Sebenarnya I’tikaf bisa dilakukan di setiap waktu. Namun di bulan Ramadhan ini sebaiknya lebih ditekankan lagi, apalagi pada sepuluh hari bulan Ramadhan. I’tikaf artinya berdiam diri di masjid selama beberapa waktu dengan niat beribadah kepada Allah. Selama di masjid, perbanyaklah melakukan shalat sunnah, membaca AL Quran, atau mendengarkan kajian-kajian untuk menambah ilmu.

6. Menghidupkan sepuluh malam terakhir dan membangunkan keluarganya

Kamu bisa menghidupkan 10 malam terakhir dengan mengajak keluarga untuk meningkatkan lagi kualitas ibadah. Sampaikan kepada anggota keluarga bahwa 10 malam terakhir ini adalah malam-malam yang paling istimewa. Dalam beberapa hari ke depan Ramadhan akan berlalu dan bulan yang penuh berkah dan ampunan ini hanya akan kembali di tahun depan.

7. Mengajak para sahabat agar bersungguh-sungguh mencari Lailatul Qadar

Pahala juga bisa kita raih dengan saling mengingatkan dalam kebaikan. Mengingatkan sahabat ataupun keluarga untuk bersungguh-sungguh mempersiapkan diri di 10 malam terakhir juga bisa menjadi ladang pahala kita.

 

Ternyata banyak amalan bulan Ramadhan yang bisa kita tiru dari kebiasaan Nabi Muhammad SAW. Tak sulit, asalkan dijalani dengan penuh keikhlasan. Persiapkan juga dirimu dan keluarga, ya!

 

Inspirasi Lainnya
Inspirasi Populer