Panduan Singkat untuk Memenuhi Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga

Sun, 12 May 2019 08:54
01F_niat-zakat-fitrah-untuk-diri-sendiri-dan-keluarga750x400.jpg

Memenuhi niat zakat fitrah untuk diri sendiri dan keluarga merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh seluruh umat muslim yang mampu. Nah, sebelum mulai melakukannya, cek dulu panduan singkat zakat fitrah berikut ini. 

 

Kamu perlu tahu mengenai niat zakat fitrah untuk diri sendiri dan keluarga. (Foto: Shutterstock) 

Hukum Zakat Fitrah 

Zakat fitrah adalah zakat wajib yang harus dikeluarkan sekali setahun oleh umat muslim pada saat bulan Ramadhan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri.  

Zakat fitrah wajib dikeluarkan oleh setiap muslim yang mampu. Batasan mampu di sini adalah mempunyai harta yang lebih dari kebutuhannya sehari-hari, baik untuk dirinya sendiri dan keluarga yang berada di bawah tanggungannya  pada Hari Raya Idul Fitri. 

Menurut Imam Malik, ulama Syafi’iyah dan mayoritas ulama, kepala keluarga wajib membayar zakat fitrah orang yang ia tanggung nafkahnya. Jadi, suami bertanggung jawab terhadap zakat fitrah istri dan anak-anaknya karena mereka berada di bawah tanggungan nafkah suami. 

Jumlah Zakat Fitrah 

Berdasarkan hadis Imam Ahmad, Bukhari, Muslim dan Nasa’i dari Ibnu Umar mengatakan bahwa Rasulullah telah mewajibkan besar zakat fitrah yang harus dikeluarkan adalah sebesar satu sha’ yang nilainya sama dengan 2,5 kilogram atau 3,5 liter beras, gandum, kurma, sagu, dan sebagainya yang disesuaikan dengan konsumsi per orang sehari-hari.  

Kita bisa membayar zakat fitrah dengan uang kepada lembaga zakat sesuai dengan harga 2,5 kg beras. Karena sudah ada kesepakatan kalau nantinya lembaga zakat tersebut akan memberikan ke golongan penerima zakat dalam bentuk beras. 

Waktu Mengeluarkan Zakat Fitrah 

Pembayaran zakat fitrah bisa dilakukan pada dua macam waktu, yaitu:  

  1. Waktu yang afdhal, yaitu setelah melaksanakan shalat subuh pada hari akhir Ramadhan hingga dekat waktu pelaksanaan shalat Idul Fitri.
  2. Waktu yang dibolehkan. Menurut ulama, zakat boleh dikeluarkan satu hari atau dua hari sebelum Hari Raya Idul Fitri. Sahabat Nabi, Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhu biasa mengeluarkan zakat sehari atau dua hari sebelum Idul Fitri. 

Mau membayar zakat fitrah berupa beras? Kamu harus tahu niat zakat fitrah untuk diri sendiri dan keluarga sebelum menunaikannnya. (Foto: Shutterstock)

Niat Zakat Fitrah 

Saat menuaikan zakat fitrah melalui Badan Amil Zakat atau melalui masjid-masjid terdekat, membaca niat zakat tak boleh ketinggalan. Berikut niat zakat fitrah untuk diri sendiri dan keluarga: 

  • Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri 

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an nafsi fardhan lillahi ta’ala. 

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri fardhu karena Allah Taala.” 

  • Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Seluruh Keluarga 

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri anni wa an jami’i ma yalzimuniy nafaqatuhum syar’an fardhan lillahi ta’ala. 

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku fardhu karena Allah Taala.” 

 

Setelah paham panduan memenuhi niat zakat fitrah untuk diri sendiri dan keluarga, segeralah persiapkan zakatmu dan serahkan pada waktu yang sesuai. Karena memenuhi zakat fitrah dengan cara yang tepat adalah kewajiban setiap umat muslim. 

Inspirasi Lainnya
Inspirasi Populer