7 Cara Puasa Nabi Muhammad SAW yang Perlu Ditiru

Tue, 17 May 2016 13:51

Cara puasa Nabi Muhammad SAW sudah seharusnya kita tiru selama bulan suci Ramadhan. Karena di bulan penuh berkah ini umat muslim berlomba-lomba meningkatkan spiritualitasnya untuk mendekatkan diri kepada Allah. Perilaku yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW selama bulan Ramadhan akan membuat umat muslim jadi lebih sabar, lebih peduli pada orang lain dan lebih dekat kepada-Nya.

Yuk, coba teladani praktek-praktek ibadah yang dilakukan Nabi Muhammad SAW! Berikut 7 cara puasa Rasulullah SAW yang sebaiknya ditiru selama bulan Ramadhan:

 

1. Menyegerakan berbuka puasa

Segera berbuka puasa setelah matahari terbenam sangat disarankan untuk dilakukan umat Muslim di bulan Ramadhan. Seperti yang disabdakan Nabi Muhammad SAW, “Umatku senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka mempercepat berbukanya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Saat adzan Magrib berkumandang, berbukalah dengan minum air putih, beberapa kurma atau buah lain sebelum shalat. Bisa juga ditambah takjil makanan kecil, seperti tempe atau tahu bacem.

 

2. Berdoa setelah berbuka

Saat Anda berbuka puasa dengan potongan kurma pertama, ingatlah selalu untuk berdoa dan meminta pada Allah apa yang Anda harapkan seperti maaf, kesehatan, rezeki dan pintu surga.

Hadis Nabi Muhammad SAW mengatakan, ada tiga jenis doa yang tak pernah ditolak, yaitu doa orang berpuasa saat dia berbuka, pemimpin yang adil dan doa orang yang teraniaya.

 

3. Sahur menjelang waktu Subuh

Untuk melaksanakan sahur, setiap muslim disarankan untuk makan sahur saat sudah mendekati waktu subuh. Makanan sahur dapat berupa makanan ringan, segelas susu, pisang, roti, atau beberapa potong kurma.

Usahakan tidak meninggalkan makan sahur setiap malam karena makanan tersebut memberikan nutrisi yang dibutuhkan tubuh dan membantu tubuh bertahan secara fisik selama berpuasa. Selain itu, melakukan sahur pun ada pahalanya. Seperti sabda Rasulullah SAW, “Bersahurlah karena sesungguhnya dalam sahur itu ada barakah.” (HR. Bukhari dan Muslim).

 

4. Lakukan hal baik selama Ramadhan

Selama Ramadhan lakukanlah berbagai tindakan baik yang mendatangkan pahala. Cukup lakukan kebaikan kecil, seperti mengunjungi sanak saudara, menghabiskan lebih banyak waktu dengan orang tua, membantu orang lain, beramal atau membantu orang yang sedang terkena masalah.

Karena semua amal kebaikan di bulan Ramadhan memiliki pahala yang lebih tinggi dibandingkan bulan-bulan lainnya.

 

5. Menyediakan makanan untuk orang yang berbuka puasa

Menyediakan makanan bagi orang lain untuk berbuka puasa termasuk cara untuk mendapatkan pahala yang berlimpah. Rasulullah SAW pernah bersabda, “Barangsiapa memberi buka orang puasa akan mendapatkan pahala seperti pahalanya orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahalanya sedikitpun.” (HR Ahmad, Tirmidzi, Ibn Majah, dan Ibn Hibban). Jadi, artinya pahala kita akan berlipat ganda jika memberikan makanan untuk berbuka puasa.

 

6. Membaca Al-Qur'an

Bulan Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk membaca Al-Qur'an. Apalagi jika kita juga berusaha memahami maknanya dan menghafal surah-surah di dalamnya. Karena bulan Ramadhan merupakan bulan dimana Al-Qur’an diturunkan ke umat muslim, sudah seharusnya kita memperingati momen penting ini dengan lebih memahami kitab suci Al-Qur’an.

 

7. Lebih meningkatkan semangat ibadah pada 10 hari terakhir

Diriwayatkan dari Aisyah RA: “Bahwa Rasulullah SAW jika memasuki 10 hari terakhir (bulan Ramadhan), beliau menghidupkan malam untuk dipergunakan ibadah.” (HR. Bukhari dan Muslim). Ini karena pada malam 10 terakhir di bulan Ramadhan akan hadir Malam Lailatul Qadar yang lebih baik dari seribu bulan.

 

Tak sulit, kan? Ikuti cara puasa Nabi Muhammad SAW di atas agar tak hanya pahala yang kamu dapatkan, tapi juga rahmat dan berkah dari Allah SWT. Coba terapkan kebiasaan beliau ini sejak awal bulan Ramadhan, ya.

Inspirasi Lainnya
Inspirasi Populer