Tips Mendaki di Bulan Puasa

Thu, 23 May 2019 23:33
IMG-20190518-WA0195.jpg
Berpuasa adalah kegiatan rohani umat muslim setiap tahun setiap memasuki bulan Ramadhan. Selain menahan hawa nafsu baik berupa menahan lapar, menahan haus, hingga menahan emosi. Terkait bulan puasa, biasanya pendaki akan menahan rindu mendaki gunung di bulan puasa, karena khawatir mendaki akan membatalkan puasanya. Namun tidak sedikit juga orang yang tetap ingin pergi mendaki gunung saat puasa mengingat gunung-gunung akan lebih sepi dan tenang di bulan puasa. Nah buat kamu yang ingin tetap mendaki di bulan puasa, tidak perlu khawatir lagi. Kamu tetap bisa mendaki di bulan puasa asalkan mengikuti tips berikut ini : 1. Mempersiapkan fisik Ini adalah point pertama. Mendaki di hari biasa saja kita dituntut untuk mempersiapkan fisik, apalagi jika mendaki di bulan puasa. Ga mau kan puasa kamu pecah di jalan karena fisik ga kuat? Minimal 3 minggu sebelum pendakian, pastikan kamu sudah rutin berolahraga. Kamu bisa memilih berlari untuk melatih kekuatan kaki dan renang untuk mengatur nafas supaya tidak ngos-ngosan. Kamu bisa berlari setelah selesai berbuka puasa, dan upayakan tidak balas dendam kembali makan setelah berolahraga yaa! Supaya perut terbiasa tidak meminta makan atau minum di saat mendaki nantinya. 2. Pilih gunung dengan jalur ringan Kondisi fisik di bulan puasa tidak sama dengan kondisi fisik di hari-hari biasa. Sebaiknya pilihlah gunung yang memiliki jalur ringan seperti Gunung Prau, Andong, atau Ungaran mengingat pada bulan puasa tubuh cenderung lebih cepat lelah 3. Menjaga asupan makanan Menjaga asupan makan bukan hanya di hari H pendakian saja loh. Kamu sudah harus mengatur asupan nutrisi yang masuk ke tubuhmu sebelum pendakian berlangsung. Kamu tidak mau kan sakit karena kekurangan nutrisi menjelang hari pendakian? Kemudian saat pendakian pastikan bekal yang kamu bawa memiliki kandungan karbohidrat dan protein yang cukup. 4. Membawa perlengkapan secukupnya Bawa perlengkapan secukupnya saja ya guys! Barang yang sekiranya ga penting-penting banget buat kebutuhan pendakian sebaiknya ditinggal saja di rumah, supaya berat carriermu menjadi lebih efisien. 5. Mendaki saat sore / malam hari Mendaki saat sore atau malam akan membantu kamu menjaga fisik dan ini berdampak pada puasa kamu juga. Tapi pastikan kamu memahami tentang jalur pendakiannya ya, atau minimal ada teman yang sudah hafal sama jalur gunungnya. 6. Mengatur tempo pendakian Pada saat pendakian, berjalan dengan tempo yang teratur akan lebih efisien dibanding kamu menggebu-gebu di awal. Jika kamu menggebu-gebu di awal pendakian, dikhawatirkan kamu akan lebih cepat lelah. Nah itulah tips pendakian di bulan puasa yang bisa kamu ikuti. Jangan jadikan mendaki gunung sebagai alasan untuk membatalkan puasa. Justru jadikan itu tantangan yang harus kamu hadapi. Namun tetap sadar sama kondisi fisik ya guys. Jangan paksakan diri jika fisik sudah tidak sanggup.
Inspirasi Lainnya
Inspirasi Populer