Inspirasi Wisata Religi di Negeri Seribu Suluk Riau

Fri, 14 June 2019 08:56
MAMIC_Riau.jpeg
Berkunjung ke Riau, maka tidak lengkap rasanya jika tidak melakukan wisata religi ke MAMIC yang merupakan singkatan dari Masjid Agung Madani Islamic Center. Masjid yang diresmikan pada hari Jumat, 25 Sya'ban 1431 H dibangun di atas lahan seluas 22 hektar & menjadi Masjid kebanggaan di Negeri Seribu Suluk. Julukan ini pun muncul, karena saking banyaknya masyarakat melaksanakan zikir di surau masing-masing dalam waktu tertentu. Zikir ini lah yang dimaksud ber'suluk' oleh warga Rokan Hulu. Memasuki kawasan MAMIC kita sudah terpesona dengan tampilan kubah hijau, kontras dengan warna bangunan utamanya. Masjid yang terinspirasi dari Masjid Nabawi di Madinah ini memiliki 4 unit menara setinggi 66,66 meter dan ditambah 1 menara utama setinggi 99 meter yang memperkuat kesan megah dari masjid ini. Belum lagi desain interior yang memadu padankan warna emas sebagai simbol kemegahan. Maka wajar saja, di tahun 2015, MAMIC menjadi Masjid Agung Percontohan Tingkat Nasional. Memilih warna keemasan sebagai warna utama interior Masjid menunjukkan bahwa betapa megah dan jayanya Masjid ini. Beberapa motif ukiran Melayu dan kaligrafi arab, jelas terpampang disetiap dinding Masjid, menambah rasa takjub akan keindahan yang disajikan. Selain kaligrafi dan motif melayu, interior ruang utama pun sudah menjadi bahan pertimbangan untuk menunjukkan keberhasilan Masjid ini sebagai tempat pemersatu umat. Ditambah lagi keberadaan lampu seberat 2 ton. Lampu maha karya dari Italia yang terbuat dari material kuningan yang dihiasi berbagai batu hias nusantara seperti batu Oksi dari Jawa Timur, batu Akik dari Kalimantan, batu Cris Topas dari Jawa Barat dan Kalimaya dari Banten. Pesona lampu gantung ini pun semakin mempesona, tak kala kaca lampu "Gold Spectrum" tersemat melengkapi rangkaiannya. Struktur yang dipilih pun, penuh dengan filosofi perisai Muslim di bagian tengahnya, dan diperkuat dengan rantai persatuan umat Islam dibagian pinggirnya yang terbagi menjadi 8 bilah pedang Sabilillah Khaidir Ali, 16 busur panah Syaidina Ali bin Abi Tholib dan 8 tombak Abu Bakar Assidiq. Struktur ini disempurnakan dengan Lambang Kejayaan Islam, bunga Kusuma yang dikelilingi Kaligrafi Surat Al-Fatihah, Al-Kafirun, Annas dan 99 Asmaul Husna. Begitulah desain lampu ini yang sarat dengan makna. Maka wajar, jika lampu gantung beserta segala hiasannya menjadi daya tarik tersendiri penambah kemegahan Masjid Agung Madani. Jadi, jika ingin beribadah sekaligus menikmati kemegahan arsitektur Masjid di Riau, MAMIC lah salah satu jawabannya.
Inspirasi Lainnya
Inspirasi Populer